Warga Bolawolon Desa Tanaduen Digegerkan dengan Penemuan Telur Berwarna-warni

0
3086

Maumere berandanegeri.com – WARGA Bolawolon RT 17/RW 006 Desa Tanaduen Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka digegerkan dengan penemuan telur berwarna warni dibawah pohon asam yang biasa dijadikan sebagai tempat ritual adat untuk meminta air hujan jika terjadi kemarau panjang.

Telur berwarna warni ini pertama kali ditemukan oleh Renol (16) cucu dari bapak Dominikus Dion (65) warga Bolawolon.

Dominikus Dion menuturkan ketika dirinya bangun pagi dihari Selasa tanggal 6 April 2021 sekitar pukul 07.00 WITA cucunya  menemukan satu butir telur berwarna merah bercampur ungu.

 “Saya bangun pagi dan cucu saya melihat ada satu butir telur berwarna merah keunguan dan memanggil saya untuk melihat telur itu. Saya kemudian ambil telur tersebut dan menutupnya dengan  tempurung,”ucapnya.

Hari Rabu(7/4) pagi telur itu masih ada  dan tidak ada penambahan.Hari Kamis(8/4) muncul lagi 3 butir telur berwarna warni juga.Warna ungu, merah dan hijau.Telur itu berada terpisah-pisah. Setelah itu dirinya memindahkan keempat butir telur dalam satu tempat yang tidak jauh dari pohon asam.

Setelah itu dirinya melakukan sesajen dan meminta kepada leluhur bahwa jika memang  arwah leluhur menyayanginya maka kasi tambah 3 butir dengan maksud supaya genap 7 butir.Namun keesokannya muncul 4 butir lagi.

 “Telurnya berada terpisah-pisah jadi saya ambil dan saya amankan dalam satu tempat. Dan saya juga buat sesajen meminta kepada arwah leluhur untuk menambahkan saya 3 butir supaya genap  7 butir. Namun muncul 4 butir,”ungkapnya.

Hari Jumad (9/4) muncul lagi 4 butir telur berwarna merah. Keempat butir telur tersebut berada terpisah-pisah akhirnya dirinya mengambil telur tersebut dan disatukan bersama keempat telur sebelumnya. Namun salah satu dari keempat butir telur itu pecah. Jadi total telur yang ada sebanyak 7 butir.

 Dominikus Dion sebagai warga dusun Bolawolon merasa aneh karena selama hidupnya baru sekali terjadi.

 “Saya merasa aneh dengan kejadian ini. Saya tiap hari tidur dipondok samping pohon asam ini. Tidur malam pun saya tidak dapat petunjuk apapun,”ungkapnya. (ATIC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here