Polda NTT Ajak Masyarakat Sikka untuk Bersinergi Berantas Narkoba

0
63

Maumere Berandanegeri.com – Kepolisian Daerah (Polda) NTT mengajak seluruh lapisan masyarakat Maumere Kabupaten Sikka dan Masyakarat NTT pada umumnya untuk bersinergi dalam mencegah  dan memberantas narkoba di dalam wilayah propinsi NTT.

Kabupaten Sikka sendiri, selama tahun 2021 ini, baru terdapat satu kasus narkoba yang terungkap dan pelakunya ditangkap di Jakarta. Dimana pihaknya bekerja sama dengan Bareskrim, untuk proses penangkapan itu.

Peredaran Narkoba yang masuk ke wilayah Nusa Tenggara Timur saat ini  pada umumnya masuk melalui jasa pengiriman baik darat, laut maupun udara.

Hal itu diungkapkan Direktur Reserse Narkoba Polda NTT, Kombes Agustinus Indra Napitupulu kepada wartawan usai menggelar sosialisasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan psikotropika bagi masyarakat Kabupaten Sikka bertempat di Aula Kemala  Sikka pada Jumat (30/4/2021).

Dikatakan Kombes Indra hingga April 2021, jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap sebanyak 11 kasus. Sedangkan tahun 2020 lalu, jumlah kasus narkoba yang berhasil diungkap sebanyak 59 kasus.

Direktur Resnarkoba Polda NTT, Kombes. A. F. Indra Napitupulu, S.I.K., didampingi Kasat Resnarkoba Polres Sikka, Iptu. Mesakh Y. Hetharie, saat diwawancarai para wartawan usai kegiatan sosialisasi

Dari 11 kasus peredaran narkoba yang berhasil diungkap Dit Narkoba Polda NTT, kebanyakan kasus peredaran narkoba di wilayah NTT masuk melalui jasa pengiriman jalur udara. Meskipun demikian, sejauh ini pihaknya selalu melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap semua aktivitas baik darat, laut maupun udara.

“Tahun ini saja, hingga April 2021, sudah ada 11 kasus penyalahgunaan narkoba yang sudah kita ungkap dan tentunya masih banyak lagi kedepannya. Sedangkan tahun 2020 lalu, ada 59 kasus narkoba yang kita ungkap di NTT,”jelasnya. Disebutkan, narkoba jenis sabu-sabu merupakan yang paling banyak beredar.

Dari 11 kasus narkoba yang berhasil diungkap,jelas Indra  kebanyakan jenis shabu-shabu dan juga tembakau gorila, yang pelakunya ditangkap di Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Dengan adanya sosialisasi ini Kombes Indra  berharap agar bisa memberikan pemahaman serta sekaligus bermitra dengan masyarakat Kabupaten Sikka dari berbagai komponen, agar dapat mendukung kegiatan yang dilakukan pihaknya selama ini.

“Jadi tentunya, kami datang untuk mengajak masyarakat disini, agar bersinergi bersama dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba,”pungkasnya. (Atik)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here