ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia H. Sulaeman L Hamzah tampil sebagai pembicara dalam diskusi buku berjudul Lembata dalam Pergumulan Sejarah dan Perjuangan Otonominya karya sejarahwan Jakarta Thomas B Ataladjar di Hotel Marcopollo, Jakarta, Minggu (16/1). Demikian keterangan tertulis...

Saat-saat Penuh Inspirasi

Oleh Paulo Coelho   T u h a n, bukalah mata kami supaya kami melihat bahwa tak ada apa pun yang terjadi secara kebetulan dalam hidup ini  

Kepercayaan pada Allah

  Oleh Anthony de Mello   Para murid merasa kurang enak karena Sang Guru tampaknya tidak terlalu peduli apakah orang percaya pada Allah yang personal atau tidak. Suatu Ketika Sang Guru membacakan sebuah kutipan yang di kemudian hari menjadi favoritnya. Kutipan itu berasal...

Tentang Hati

Oleh  Paulo Coelho   Saat kedua kaki kita sudah lelah, berjalanlah dengan  h a t i  kita, tetapi janganlah berhenti  
Oleh  Paulo Coelho   Pada acara World Economic Forum di Davos, pemenang Hadiah Nobel Perdamaian, Shimon Peres, menceritakan kisah berikut Seorang Rabi mengumpulkan murid-muridnya dan bertanya kepada mereka: “Bagaimana kita tahu, kapan persisnya malam hari berakhir, dan terang di mulai?” “Kalau sudah cukup terang...
Khudori Husnan, Esais dan Pecinta Buku   SEJARAH merupakan  medium  pembentuk identitas. Pada saat bersamaan,  sejarah mendasarkan diri pada kiprah  orang per orang  sebagai mahluk  yang   hidup dalam sejarah. Oleh karena itu, penulisan sejarah  intelektual   di Indonesia  dapat diartikan  sebagai penulisan...

Video Ergo Sum

Oleh  RD. Lucius Poya Hobamata, Imam Keuskupan Pangkalpinang   ”HOMO sum, humani nil ame alienum puto.” Aku ini manusia. Aku menganggap tidak ada sedikit pun yang lain dari kemanusiaanku. Begitulah Terentius, seorang penulis naskah drama sebelum masehi, kuno asal Kartago, membanggai...

Senjata Orang Kalah

Oleh  J. Sumardianta Apabila kehidupan sehari-hari terasa miskin, jangan kau keluhkan, tetapi sesalilah dirimu karena tidak cukup tabah untuk menggali kekayannya. -RAINER MARIA RILKE (1872-1926), penyair Austria-Cekoslavakia Kuang Tzu gemar menyamakan dirinya dengan kupu-kupu. Menjelang wafat, para murid sepakat untuk membaringkan...
“Deritaku sudah tidak tertanggung lagi”. Kata Sang Guru, “Saat sekarang tidak pernah tidak dapat ditanggung. Yang engkau pikirkan tentang apa yang akan terjadi lima menit lagi atau lima hari lagi, itulah yang membuatmu putus asa. Berhentilah hidup di masa depan.” ---------------  Anthony...
- Advertisement -

TERPOPULER