BELAKANGAN ini karya-karya sastra Indonesia tumbuh cukup subur. Munculnya karya-karya sastra tidak hanya menggembirakan dunia sastra namun juga dunia ilmu sosial yang mulai melirik sastra setelah jenuh dengan positivisme. Ilmu sejarah juga mulai...

P e r e m p u a n ...

Puisi Emil Bidomaking* Perihal melestarikan kearifan,segala pekerjaan dari dapur hingga ke ladang nyaris sempurna ditekuninya.Demi janin yang dikandung,dan demi duit sekolah anak-anak yang sudah menunggak Ketika fajar merekah, persoalan meja...
Setangkai Kembang Syukur pada HUT-ku Puisi Simply da Flores Bunda Penuh RahmatKudatang padamu bawa setangkai Kembang Syukur kepada ALLAH Tri Tunggal Maha Kudus pada hari ulang tahunku ke 55Tepat akhir bulan...
  Aku dan Tabula Rasa pada awalnya saja, aku dan kau hanyalah serpihan debu; tempat rumput ilalang berkembang; serpihan dari jiwa leluhur yang mati seketika aku menjelma menjadi tubuh dan kau menjelma sebagai aku atas dasar perjanjian lama dan baru aku dan kau kini menyatu bagai sepasang sayap siap...
  Rintihan Rindu Rindu adalah perasaan nestapa jiwa Menjadi hampa terpaku hening Tawar tanpa rasa selayaknya elok paras senja Datang untuk memberi cinta, binasa sebagai luka Rindu adalah gelisah meratap lamban dalam renungan malam Berharap dekat dalam sanubari Rintihan hujan yang bernyanyi Tak henti memberikan isyarat isi hati Rindu...
Anak Cahaya-Putra Fajar (untuk HUT 60 Jokowi) Puisi Simply da Flores* Mata mentari menembus rimbunan jati agar bisa membelai ubun pemuda ringkih...
  Hyacinth Burung berkicau pelan nan merdu sinar surya menyelinap di balik kelambu tanda hari baru telah datang hampiriku; ingatkanku akan pagi nan riang yang kini hanyalah tinggal kenang Tak pernah terpikir olehku bahwa jemariku tak sanggup pertahankan dirinya disisiku. Tak pernah terduga olehku bahwa seteguk teh rosella akan mampu membangkitkan...
  Yang Tertawan cahayamu luruhkan rembulan indah kilaunya pun melumat kasunyatan mencabik raga tanpa daya membungkam kata tanpa asa perlahan alam ikut memudar sisakan rona terbujur samar termenung diam memangku pilu terlelap tenang terhajar waktu tatapan panah melesat tajam merobek jantung menembus malam dalam senyap singa tertawan memendam cinta dikesunyian YOGYAKARTA, 06-08-2021 ------------------------------------------------ Murka Angin jika...
T u h a n dalam S a j a k   C i n t a Telah beribu kali kutarik garis nasib pada telapak tangan sembari menyusun sajak bernama kehidupan Sajakku kemudian beranak pinak di malam-malam ia terbangun dan berjaga sampai subuh membunuh embun berharap melihat...
- Advertisement -

TERPOPULER