Aku dan Tabula Rasa pada awalnya saja, aku dan kau hanyalah serpihan debu; tempat rumput ilalang berkembang; serpihan dari jiwa leluhur yang mati seketika aku menjelma menjadi tubuh dan kau menjelma sebagai aku atas dasar perjanjian lama dan baru aku dan kau kini menyatu bagai sepasang sayap siap...
  Yang Tertawan cahayamu luruhkan rembulan indah kilaunya pun melumat kasunyatan mencabik raga tanpa daya membungkam kata tanpa asa perlahan alam ikut memudar sisakan rona terbujur samar termenung diam memangku pilu terlelap tenang terhajar waktu tatapan panah melesat tajam merobek jantung menembus malam dalam senyap singa tertawan memendam cinta dikesunyian YOGYAKARTA, 06-08-2021 ------------------------------------------------ Murka Angin jika...
  AJARKAN AKU Ajarkan aku rasa sakit, ya pahlawan Terputar di benakku banyak adegan Engkau melawan senjata api dengan bambu yang diruncingkan Tiada keluhan Melawan bajingan Ajarkan aku bau anyir darah, ya pahlawan Ketika tertembus tubuhmu Jiwa dan raga jadi bulan-bulanan Tiada ampun Melawan gempuran Ajarkan aku rasa duka, ya pahlawan Ketika...
  Hyacinth Burung berkicau pelan nan merdu sinar surya menyelinap di balik kelambu tanda hari baru telah datang hampiriku; ingatkanku akan pagi nan riang yang kini hanyalah tinggal kenang Tak pernah terpikir olehku bahwa jemariku tak sanggup pertahankan dirinya disisiku. Tak pernah terduga olehku bahwa seteguk teh rosella akan mampu membangkitkan...
  Rintihan Rindu Rindu adalah perasaan nestapa jiwa Menjadi hampa terpaku hening Tawar tanpa rasa selayaknya elok paras senja Datang untuk memberi cinta, binasa sebagai luka Rindu adalah gelisah meratap lamban dalam renungan malam Berharap dekat dalam sanubari Rintihan hujan yang bernyanyi Tak henti memberikan isyarat isi hati Rindu...
  DEBAR Debaran yang muncul Bersamaan dengan bahagia Diiringi oleh alunan lagu Bersemayam dalam sebuah rasa Debaran yang bergetar seiring dengan hembusan angin Tersirat dalam senyuman yang menutupinya Aku pun ingin Menyimpan langit senja dalam asa Agar aku bisa selalu memandang Insan nan indah rupawan Walau aku tatap selayang pandang Dibalik setiap...
  Kutitipkan Engkau pada Kwan Im : Koko Ecan Senja itu gagak hitam mengitari rumah kami Suaranya parau kacau pupus hening Hingga lembayung senja balik badan tak sudi Sedangkan di sana awan hitam durjana menikmati Halilintar pun menyambar Tajam mengiris-iris kalbu Hujan deras membasahi bumi Seraya tangisan pilu...
  Memori  Hati Dikala langit jingga nan indah sore itu Kembali menyegarkan kenangan akan hadirmu Begitu manis namun juga pahit Layaknya secangkir kopi yang ku racik dan ku seduh Tak pernah ada rasa sesal dalam raga dan jiwa ini Akan segala kasih dan sayang yang kucurahkan...
  Memorial Lampu kota memuntahkan cahya Tua muda tumpah ruah jadi satu jua Menampik lara mencandu sukacita Berseru sorak sorai tanpa kata Sejenak, sekejap, sesaat Hati penuh 'pun memerah mata Bak baja disiram lahar, tumpah air mata Saat teringat hikayat sang tuan Berangkat berjalan, pulang merangkak Pergi bersorak, balik terbungkam Bukan...
- Advertisement -

TERPOPULER