LEGISLATOR NTT : Kristiana Muki, S.Pd., M.Si.

Kristiana Muki, S.Pd., M.Si.

No.Anggota : 386

Fraksi : Fraksi Partai NasDem

Daerah Pemilihan : NUSA TENGGARA TIMUR II

Tempat Lahir / Tgl Lahir: Kefamenanu / 03 Oktober 1974

Pendidikan terakhir

S2 Administrasi

Pekejaan :

Wiraswasta.

BERITA TERKAIT

Kristiana Muki Optimis Lolos ke Senayan Wakili NTT

Redaksi Figurnews Saturday, April 13, 2019

Kupang (NTT), FN — Calon legislatif (Caleg) DPR RI Partai NasDem dari Dapil NTT 2,  Kristiana Muki, optimis lolos ke Senayan mewakili NTT. Keyakinan ini didasarkan pada antusias warga yang mendorong dirinya agar kaum perempuan bisa duduk di legislatif memperjuangkan aspirasi warga NTT.

Kristina Muki yang juga guru honorer pada salah satu sekolah di Kefamenanu, Ibu kota Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menyampaikan hal ini usai berkampanye di Kelurahan Lasiana dan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT, Jumat (12/4/2019) Kemaren.

Kristina Muki mengatakan, alasan utama dirinya memberanikan diri untuk bersaing pada pemilu tanggal 17 April karena perempuan diberi ruang dan porsi bertarung dengan caleg kaum laki-laki. Kuota 30 persen buat kaum perempuan harus betul-betul dimanfaatkan karena saat inipun beberapa kaum perempuan NTT juga sudah duduk di legislatif. Mereka sudah berjuang maksimal dalam dunia politik dan ketika diberi peluang, kenapa disia-siakan. Atas dasar itu maka sudah waktunya berbuat sebanyak-banyaknya untuk masyarakat.

“Seperti halnya visi-misi Partai NasDem maka sayapun menjalankan itu yang diimplementasikan dalam visi misi saya. Berjuang untuk membantu rakyat yang membutuhkan sentuhan pelayanan demi meningkatkan kesejahteraan,” ujar istri Bupato TTU, Raymundus Fernandes, S.Pt ini.

Ditanya soal strategi yang digunakan dalam menarik simpatik pemilih karena saat inipun caleg incumben-pun cukup banyak yang maju, Kristina dengan santai menjawab bahwa tidak ada keraguan sedikitpun dalam bersaing dengan caleg lain. Konsepnya sederhana dimana setiap saat bertemu warga, bertutur sapa, ikut terlibat dalam kesehariannya maka secara tidak langsung ikut melihat, mendengar serta merasakan apa yang menjadi harapan warga.

“Pola pendekatan saya dari hati ke hati. Saya tidak hanya sekedar kirim stiker, tapi saya bersama mereka. Mendengar dan melihat apa kekurangan yang dialami. Dengan menunjukan keberadaan kita, warga akan menilai sendiri. Setiap hari kita bersama-sama saling bertegur sapa, maka saya yakini hati wargapun tergerak. Walaupun satu suara tetapi itu sangat berharga,” kata guru matematika ini.

Dirinya sangat optimis karena sudah berbuat selama ini sehingga masyarakat sudah mengetahuinya. Ini merupakan kerja bersama, saling gotong royong untuk meraih kemenangan bersama.

“Apa yang saya buat di TTU, itulah yang akan saya lakukan, tidak berubah. Makanya saya selalu mengajak warga untuk mari kita sama-sama bergandengan tangan berjuang khususnya warga di Dapil NTT 2. Sudah waktunya kaum perempuan ikut bicara di Senayan,” katanya.

Apakah optimisme ini karena membawa pamornya suami selaku bupati, Kristina menepis hal ini. Selama ini dirinya berjuang sendiri tanpa didampingi suaminya sebagai kepala daerah. Dalam keyakinannya bahwa sosok perempuan itu hebat dalam mengemban tugas yang besar walaupun dalam kesendirian. Dirinyapun tidak pernah meminta jabatan apapun pada sang suami dan tetap menjadi orang wiraswasta.

“Tanpa didampingi suami saja saya merasa didukung penuh, apalagi suami ada di belakang pasti lebih kuat lagi. Tapi saya mau bekerja sendiri dan saya yakin semua warga di Dapil NTT 2 sangat mendukung saya karena kursi yang akan diperebutkan adalah kursinya rakyat. Saya ajak warga supaya jangan golput dan datang ke TPS menjatuhkan pilihan pada caleg yang dinilai mampu berjuang bersama rakyat,” harap Kristina yang merupakan caleg NasDem nomor urut 7 (tujuh) ini.(Amperawati).

Sumber : https://www.figurnews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here