Anak Cahaya – Putra Fajar dan Azimat Putih Pemuda Ringkih

0
81
Jokowi, di Klender, Jakarta Oktober 2014. TEMPO/Ijar Kamil

Anak Cahaya-Putra Fajar (untuk HUT 60 Jokowi)

Puisi Simply da Flores*

Mata mentari menembus rimbunan jati agar bisa membelai ubun pemuda ringkih yang telanjang dada sedang membelah kayu bakar

Derap cahaya berlari antar telapak anak sahaja berkelana melintas pulau Nusantara mengais rejeki melukis nasib

Seberkas cahaya sakti
Menggendong anak desa duduki tahta demi tahta dengan amanah semesta
“Kerja kerja kerja” sebagai abdi negara mengemban amanat penderitaan rakyat
Bukan untuk kuasa, harta dan gengsi
Tetapi,
hanya untuk mengabdi bangsa dan melayani generasi pewaris negeri

Mata bangsa dunia menatap kagum melihat cahaya terpancar dari wajah dan dada pemuda sahaja
Meski sebagian anak bangsa menutup wajah sambil memfitnah dengan hujatan dan caci maki ganti terimakasih

Bekas tapak tangannya bersinar dan langkah kakinya bercahaya di segenap pelosok negeri dalam kerja kerja dan kerja sedikit kata bicara
tersunging senyum ramah menyapa semua tanpa bedakan kawan dan lawan
Karena semuanya sesama saudara, sebangsa dan setanah air di alam semesta milik Pencipta

Fajar pagi memandikan raga pemuda sahaja
Cahaya mentari menyelemuti jiwa raganya menerjang kegelapan malam
Dia Putra Fajar
untuk sesama saudara semesta
Dia Anak Cahaya untuk bangsa dan negara Indonesia

Selamat HUT 60
Ir. Joko Widodo
Presiden Indonesia

—————————————————————————————–


Azimat Putih Pemuda Ringkih

Putih bajumu berkilau
Terangi tapakmu masuk got berbau
Sinari langkahmu masuk keluar kampung kumuh
Hiasi senyummu menyambut wajah geram lawan politik dengan hujan fitnah caci maki iri dengki

Putih nurani jiwamu
Bersimpuh di sajadah tunaikan ibadah
Menyantap celurit dan palu arit cap PKI, yang ditempel ke wajahmu serta gelar Aseng dan salawi pada dadamu

Putih nalar dan rasamu diam membisu
Ketika ragamu digantung diatas salib gantikan tubuh Isa sembahan penganut Nasrani
Lalu dijadikan ejekan di dunia Maya agar harkat martabat mu tercemar terhina

Kuyakin,
Mereka tidak tahu apa yang dilakukan dengan fitnah di dunia maya secara gila
Semoga diampuni dan diberkahi dengan keagungan cinta Isa Putra Maryam

Kupercaya
Isa tersenyum dan merangkul kesahajaan jiwa ragamu
Memeluk ketulusan karya bhaktimu
Lalu hadiahkan mahkota CintaNya:
Bagi dirimu dan keluarga
Bagi bangsa dan negara Indonesia

Bapak Joko Widodo
Pada ulang tahun 60
Kudoakan untukmu
Semoga Yang Kuasa berikan baju putih bercahaya bagimu
Semoga Isa Al-Masih sematkan mahkota putih di kepalamu
Agar engkau jadikan bangsa ini sejahtera
NKRI mercusuar dunia dengan Pancasila

——————————————————————————–
*Simply da Flores
Direktur YA-HARMONI
Yayasan Global Harmoni Inisiatif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here