Oleh Agus Dwijajanto
Kunjungan Presiden Prabowo Subiyanto di Rusia atas undangan khusus dari presiden Vladimir Putin, mengisaratkan kebangkitan Indonesia dalam kancah global dalam upaya melakukan keseimbangan politik menyangkut geo politik dan geo strategis, di tengah berkecamuknya perang antara Israel melawan Iran, yang ditengarai akan menyeret negara-negara besar dimana Amerika Serikat dengan gegabah ikut turun langsung menyerang Iran kemarin melakukan pengeboman terhadap situs nuklir Iran, dan menghancurkan laboratorium nuklir Iran dibawah tanah menggunakan bom penghancur bunker, untuk memenuhi ajakan Israel sebagai negara sekutu terdekat di Timur Tengah, dan hal ini bisa memicu kejatuhan pemerintahan Trum dimata masyarakat Amerika Serikat sendiri yang mayoritas tidak menginginkan Amerika Serikat ikut campur dalam sebuah koalisi menyerang Iran untuk membantu Israel.
Dan hal ini diprediksi para ahli bahwa awal dari kehancuran dominasi Amerika Serikat sebagai negara adidaya, apabila benar, pengiriman kapal induk Nimitz dengan 60 pesawat tempur tercanggih menuju Timur Tengah yang ternyata untuk membantu turut serta menyerang Teheran.
Ray Dalio, pendiri Bridgewater Associates, telah lama memperingatkan bahwa akan ada perubahan besar dalam tatanan dunia melalui bukunya The Changing World Order yang mana apa yang ditulis Ray Dalio menunjukan tanda-tanda jadi kenyataan, dimana dominasi Amerika Serikat semakin memudar dan melemah dimana saat ini telah muncul kekuatan baru seperti Tiongkok, dan Kawasan Indo Pasifik.
Lebih lanjut Dalio menjelaskan dalam bukunya, bahwa kekuatan besar dunia selalu mengalami siklus kekuasaan. Sejak jaman Romawi sebuah imperium terbesar di muka bumi, dimana kebangkitan dunia baru selalu dimulai dari sebuah inovasi dan kekuatan ekonomi, lalu mencapai puncak dengan dominasi militer dan ekonominya, hingga akhirnya melemah karena akibat dari konflik internal, hutang berlebih, korupsi dan terjadi ketimpangan sosial di masyarakat dari negara Adi Daya tersebut. Menurut Dalio, Amerika Serikat sekarang berada dalam fase akhir dari siklus tersebut. Ketegangan politik dan ketimpangan ekonomi AS terus memburuk, negara-negara didunia mulai meninggalkan dolar dalam mata uang pembayarannya, dan peperangan yang akan menimbulkan ketegangan global, dimana masyarakat dunia harus belajar dan bisa memahami sejarah dari siklus dominasi kekuasaan tersebut, lanjut Dalio.
Demikian pula menyangkut sejarah kebangkitan Indonesia, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin melakukan penandatanganan deklarasi kemitraan strategis antara Indonesia dan Rusia di St. Petersburg, Rusia. Kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia merupakan bagian dari misi diplomatik untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Federasi Rusia.
Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo disambut hangat oleh diaspora Indonesia di St. Petersburg. Mereka sangat antusias bertemu dengan Presiden Prabowo dan berharap kunjungan ini dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dan Rusia.
Presiden Prabowo dan Presiden Putin juga menegaskan kesamaan pandangan kedua negara dalam menyikapi berbagai isu global, dengan tujuan meningkatkan kolaborasi untuk perdamaian dunia. Kemitraan strategis ini diharapkan dapat membawa manfaat bagi kedua negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Indonesia secara resmi telah menjadi anggota kelompok negara-negara yang tergabung dalam BRICS yang mulai meninggalkan dolar amerika dalam pembayaran antar perdagangan international dalam kelompok tersebut.
BRICS adalah singkatan dari Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan. BRICS merupakan kelompok negara-negara berkembang yang memiliki ekonomi besar dan pengaruh signifikan dalam perekonomian global. BRICS didirikan pada tahun 2006 dengan nama BRIC (tanpa Afrika Selatan), dan Afrika Selatan bergabung pada tahun 2011. Negara-negara BRICS memiliki beberapa kesamaan, seperti:
– Ekonomi berkembang: Negara-negara BRICS memiliki ekonomi yang berkembang pesat dan memiliki potensi besar untuk pertumbuhan ekonomi.
– Pengaruh global: Negara-negara BRICS memiliki pengaruh signifikan dalam perekonomian global dan berperan penting dalam menentukan arah kebijakan ekonomi internasional.
– Kerja sama: Negara-negara BRICS bekerja sama dalam berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, dan sosial, untuk meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas global.
BRICS memiliki beberapa tujuan, seperti:
– Meningkatkan kerja sama ekonomi: BRICS bertujuan untuk meningkatkan kerja sama ekonomi antara negara-negara anggota, termasuk perdagangan, investasi, dan pengembangan infrastruktur.
– Meningkatkan pengaruh global: BRICS bertujuan untuk meningkatkan pengaruh global negara-negara anggota dalam perekonomian internasional dan politik global.
– Meningkatkan kesejahteraan: BRICS bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di negara-negara anggota melalui pembangunan ekonomi dan sosial.
BRICS telah menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan dalam perekonomian global, dan terus berkembang sebagai platform untuk kerja sama dan pembangunan ekonomi.
Presiden Prabowo Subianto berbicara di Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) Rusia, pada Kamis, 19 Juni 2025. Dalam pidatonya, Presiden Prabowo membahas tentang pentingnya kerja sama internasional dan memperkuat hubungan antara Indonesia dan Rusia.
Poin Utama Pembicaraan:
– Kerja Sama Ekonomi: Presiden Prabowo dan Presiden Vladimir Putin membahas tentang peningkatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Rusia, termasuk perdagangan, investasi, dan pengembangan infrastruktur.
– Dukungan Rusia untuk Keanggotaan Indonesia di BRICS: Presiden Putin menyampaikan dukungannya untuk keanggotaan penuh Indonesia dalam BRICS, yang diharapkan dapat meningkatkan potensi dan pengaruh Indonesia dalam perekonomian global.
– Pengembangan Infrastruktur: Kedua negara membahas tentang kemungkinan kerja sama dalam pengembangan infrastruktur di Indonesia, termasuk pembangunan kilang minyak dan kompleks petrokimia.
– Kerja Sama Teknologi: Presiden Putin juga menyampaikan keinginan Rusia untuk bekerja sama dengan Indonesia dalam bidang teknologi canggih, termasuk penggunaan luar angkasa dengan tujuan damai dan kecerdasan buatan.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan terima kasih atas undangan sebagai tamu kehormatan di SPIEF 2025 dan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan pemerintah Rusia, dimana pidato Presiden Prabowo menginspirasi dunia, dengan rekonsiliasi damai bagi dunia yang makin sempit, tanpa meninggalkan kepentingan nasional nya. Dan itu sudah dilakukan Prabowo sebagai mantan militer, sebagai presiden telah menggandeng lawan-lawan politiknya dalam kekuasaan .
Disinilah peran Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk terbesar ke-4 di dunia, dan negara dengan mayoritas moeslim terbesar di dunia, diharapkan berperan aktif dalam kestabilan perdamaian dimana sejak berdirinya, Indonesia selalu posisikan sebagai negara Non-Blok. Seperti diketahui dalam sejarah Perang Dunia I, inggris dan Prancis dengan persetujuan Rusia saat itu telah membagi bekas wilayah kekaisaran Ottoman Turki Usmani, menjadi tiga wilayah, dengan apa yang disebut perjanjian Sykes – Picot pada Tahun 1916. Dalam konflik Iran -Israel , menjurus pada penguasaan dunia Arab akan terulang lagi atas perjanjian Sykes – Picot tersebut yang di motori Amerika Serikat dan dilaksanakan oleh Irael selaku sekutunya, dimana pemerintahan syah Iran ditumbangkan dan diganti rezim boneka seperti halnya Suriah, Irak, lalu dibagi menjadi negara-negara kecil yang seluruh kawasan dalam kendali sekutu Israel dimana dengan suka-suka memperluas wilayah pendudukan dan melakukan genosida terhadap bangsa lain di kawasan tersebut. Ini yang perlu di waspadai Indonesia .
Perjanjian Sykes-Picot 1916 adalah kesepakatan rahasia antara Inggris dan Prancis untuk membagi wilayah Kekaisaran Utsmaniyah di Timur Tengah setelah Perang Dunia I. Perjanjian ini dirumuskan oleh Mark Sykes dari Inggris dan François Georges-Picot dari Prancis.
Pembagian Wilayah:
– Prancis: Suriah, Lebanon, dan Turki Tenggara
– Inggris: Irak, Yordania, dan daerah-daerah di Palestina sekitar pelabuhan Haifa
– Kota Suci: Yerusalem dan Betlehem akan berada di bawah kendali internasional
Perjanjian ini juga berencana untuk memberikan wilayah kepada Rusia, termasuk Armenia dan sebagian wilayah Kurdistan. Namun, rencana ini dibatalkan setelah Rusia keluar dari perang.
Dampak Perjanjian:
– Ketidakstabilan Politik: Perjanjian ini menyebabkan konflik politik yang berkelanjutan di Timur Tengah karena pembagian wilayah tidak mempertimbangkan identitas budaya, agama, atau sejarah masyarakat lokal.
– Pembagian Wilayah Secara Sepihak: Inggris dan Prancis membagi wilayah Timur Tengah tanpa mempertimbangkan aspirasi atau identitas masyarakat lokal, menyebabkan konflik antar-kelompok dan ketegangan politik.
– Penentangan Nasionalis: Perjanjian ini memicu penentangan dan semangat nasionalis di kalangan masyarakat Arab, yang merasa dikhianati oleh Inggris dan Prancis.
Perjanjian Sykes-Picot masih memiliki dampak signifikan di Timur Tengah hingga saat ini, termasuk konflik Israel-Palestina dan ketidakstabilan politik di beberapa negara Arab.
Sejarah akan selalu berulang , dimana ditengah merosotnya ekonomi Amerika Serikat dan merosotnya pengaruh politik dan militer Amerika dikancah global dimana dominasinya telah tersaingi oleh Tiongkok dan Rusia, tentu dengan kerjasama strategis diberbagai bidang baik ekonomi, politik, tekhnologi, dan militer, Indonesia akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dan militer terkuat di belahan bumi selatan, bukan merupakan keniscayaan, akan tetapi sesuatu hal yang wajar dan sudah diprediksi. Indo Pasifik diharapkan merupakan kawasan yang tingkat ekonominya melesat dibanding kawasan lain di dunia.



