• Redaksi & Kontak
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
Selasa, Juni 16, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Beranda Negeri
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
No Result
View All Result
Beranda Negeri
No Result
View All Result
Home PUISI

Rosalina dan Hilangnya Harapan Mengeja Huruf Anak-anak Yahukimo

by Redaksi
Maret 27, 2025
in PUISI
0
Rosalina dan Hilangnya Harapan Mengeja Huruf Anak-anak Yahukimo

Rosalina Berek Sogen (30), guru asal Desa Lewotala, Kecamatan Lewolema, Flores Timur, NTT, yang tewas di Yahukimo, Papua Pegunungan. Foto: Istimewa

0
SHARES
108
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

 

Puisi Helena Lose Beraf

 

 

Hai, Rosalina
Kita tak pernah bertemu dan saling kenal,
tapi sejak namamu ramai disebutkan di media sosial,
aku mengenalmu.

Kamu; guru yang menolak segala bentuk kemapanan.
Berani mengabdikan diri di tempat jauh terpencil; Papua.
Sebuah keberanian yang tak pernah ada dalam diriku.

Aku membayangkan dirimu,
tiap pagi memekarkan senyum
menunggu anak-anak itu
menenteng noken di pundaknya mencari sekolah.

Dirimu tentu sudah sering
mengamati matahari yang gemetar,
menatap lingkar bulan di mata bocah-bocah itu,
ketika khidmat memberi hormat saat upacara bendera
di tanah yang katanya sudah merdeka

Atau adakah kisah
hari terakhir bocah petani miskin
berada di sekolah,
sebab tak cukup biaya untuk melanjutkannya.
Ditulisnya cita-cita di selembar kertas,
lalu ia kubur di pekarangan belakang sekolah
lalu pulang dengan membawa cangkul
menyusul bapaknya di kebun mencari buah pinang

Dear Rosalina,
benarkah bahwa di sana
negeri yang katanya kaya raya itu;
tidur di atas emas-berenang di atas minyak
telah mengaburkan nasib anak-anak itu
dan sejarah lupa pada nama-nama penguasa
yang dimakan sumpahsetelah kesaksian
dan kosong bangku-bangku sekolah
yang tak mencatat apa-apa ?

Rosalina, adakah bocah-bocah itu bicara:
aku lelah bercita-cita. Apa mereka nyata?
Atau sekadar biodata di buku tulis.

Rosalina, ketika melihat tubuhmu tak bernyawa
dalam kantong jenazah
dan digotong orang -orang keluar dari kampung itu
aku mengumpat dalam hatiku
bagaimana bisa, sekian tahun
kau ajarkan anak-anak itu berhitung,
mengenal huruf, menulis dan mencintai buku.
Sekian tahun kau sanggup hidup terpisah dari keluarga.
Kau abdikan raga, hati, pikiran dan waktumu
demi sebuah kemerdekaan.

Kemerdekaan yang katanya sejak dalam pikiran. Kemerdekaan untuk menjadi
manusia berakhlak dan budi pekerti luhur. Hari ini tubuhmu kembali ke pangkuan lewotana,
pulanglah Rosalina. Pulang pada palung ina yang menunggumu dengan tangan terbuka.

Sesungguhnya engkau lahir untuk hal besar;
membuka mata banyak orang
bahwa negeri ini sedang tidak baik-baik saja.
Guru diserang – dibunuh,
tak seperti ketika Hirosima-Nagasaki dibom,
Kaisar Hirohito menanyakan jumlah guru yang tersisa. Menandakan betapa pentingnya peran guru dalam pembangunan bangsa.

Esok setelah kau tiada,
mungkinkah bocah-bocah itu akan mencarimu, Rosalina.
Guru mereka yang terbunuh atas nama kemerdekaan.

Percayalah, setelah semua ini berlalu
akan ada satu dari mereka yang berkata
“karena kau yang mengajariku membaca dan menulis,
maka kutulislah kau; “PAHLAWAN TANPA TANDA JASA”.

 

ShareTweetSend
Next Post
Sosialisme dari Tepi Sungai Elbe

Sosialisme dari Tepi Sungai Elbe

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Jejak Sarjana di Balik Motor Sayur

Jejak Sarjana di Balik Motor Sayur

10 bulan ago

20 Punggawa Reggae Lokal Dipastikan Tampil dalam “Flores Reggae Festival” 10 November

5 tahun ago

Popular News

  • Bayi – bayi di Pinggir Negeri – Sebuah Cerita Pendek Helena Lose Beraf

    Bayi – bayi di Pinggir Negeri – Sebuah Cerita Pendek Helena Lose Beraf

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Beranda Negeri

Anda bisa berlangganan Artikel Kami di sini.
SUBSCRIBE

Category

  • BERITA
  • BIOGRAFI
  • BUMI MANUSIA
  • Featured
  • JADWAL
  • JELAJAH
  • KOLOM KHUSUS
  • LENSA
  • OPINI
  • PAPALELE ONLINE
  • PUISI
  • PUSTAKA
  • SASTRA
  • TEROPONG
  • UMUM

Site Links

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

About Us

Beranda sebagai suatu tempat para penghuni rumah untuk duduk melepas lelah, bercerita dengan anggota keluarga ataupun tamu dan saudara. Karena itu pula media Baranda Negeri merupakan tempat bercerita kita dan siapa saja yang berkesempatan berkunjung ke website ini.

  • Redaksi & Kontak
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

© 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL

© 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In