• Redaksi & Kontak
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
Jumat, April 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Beranda Negeri
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
No Result
View All Result
Beranda Negeri
No Result
View All Result
Home PUISI

Sajak Taman Kasih Tak Bertepi 

by Redaksi
Juli 13, 2025
in PUISI
0
Sajak Taman Kasih Tak Bertepi 

Foto Albertus Muda

0
SHARES
103
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

 

Oleh Albertus Muda

 

 

Di hamparan kasih-Mu yang tak bertepi, Tuhan,
kami taburkan benih-benih sesal,
dari jiwa yang merunduk.
Dengan setia Engkau menimang, merawat,
hingga tunas-tunas tobat kami menetaskan kelopak harapan,
mekar mewangi di batas fajar.

 

Panji-panji doa kami tegakkan, menjulang,
seperti tiang-tiang niat yang takkan tumbang.
Terukir simpul puasa yang mengikat nafsu,
dan pantang yang mengikis ego,
agar pada saatnya, kami membuahkan sedekah sejati,
mengalir tak terbatas, serupa sungai anugerah-Mu.

 

Tak henti Engkau mengairi akar-akar iman kami,
yang menjalar mencari arah,
menembus relung hati yang rapuh.
Agar kami tegak berdiri,
di atas bumi subur, makmur,
berkat sentuhan jemari-Mu yang Ilahi.

 

Tuhan, sandaran jiwa kami,
kami hanyalah serpihan debu,
yang mungkin mengotori jejak kasih-Mu.
Namun dalam rimbunnya harap,
kami berpasrah, menyerahkan seluruh jiwa.
Semoga ziarah hidup ini,
menjadi untaian asa yang tak pernah putus,
mengikat kami pada kekekalan-Mu.

 

Lembata, 6 Maret 2025

ShareTweetSend
Next Post
Merayakan Indonesia

Butir-butir Mutiara Perjuangan Mempertahankan Indonesia Merdeka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Rekonsiliasi Permasalahan Politik Masa Lalu, dalam Pelanggaran HAM untuk Menatap Bangsa Ke Depan 

Filsafat Modern dan Sindrom Hiper Intelektualisme

2 tahun ago

Cerita Imam di Keuskupan Ruteng Melayani Komuni Kudus bagi Penderita Disabilitas Mental di Masa Prapaskah (Bagian Kelima)

5 tahun ago

Popular News

  • Berada Bersama Peserta Didik untuk Menjadikan Disiplin sebagai Habitus

    Masa Lalu sebagai Oase untuk Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perihal Presidensialisme

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Beranda Negeri

Anda bisa berlangganan Artikel Kami di sini.
SUBSCRIBE

Category

  • BERITA
  • BIOGRAFI
  • BUMI MANUSIA
  • Featured
  • JADWAL
  • JELAJAH
  • KOLOM KHUSUS
  • LENSA
  • OPINI
  • PAPALELE ONLINE
  • PUISI
  • PUSTAKA
  • SASTRA
  • TEROPONG
  • UMUM

Site Links

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

About Us

Beranda sebagai suatu tempat para penghuni rumah untuk duduk melepas lelah, bercerita dengan anggota keluarga ataupun tamu dan saudara. Karena itu pula media Baranda Negeri merupakan tempat bercerita kita dan siapa saja yang berkesempatan berkunjung ke website ini.

  • Redaksi & Kontak
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

© 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL

© 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In