• Redaksi & Kontak
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
Jumat, April 3, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Beranda Negeri
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
No Result
View All Result
Beranda Negeri
No Result
View All Result
Home OPINI

Angkatan Laut Indonesia Proyeksikan Diri Menuju Kekuatan “Blue Water Navi”

by Redaksi
Desember 31, 2025
in OPINI
0
Hak Prerogratif Presiden Berupa Rehabilitasi terhadap Direksi PT ASDP yang Telah Dijatuhi Hukuman  Pengadilan Tipikor Jakarta
0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

 

Oleh  Agus  Widjajanto

 

Blue Water Navy adalah  istilah untuk armada angkatan  laut sebuah negara  yang punya kemampuan beroperasi di laut lepas Samudera (bukan cuma pesisir). Contohnya, US Navy punya Blue Water Navy yang kuat yang bisa beroperasi seluruh dunia tidak hanya beroperasi diwilayah teritorialnya sendiri, dimana punya kemampuan menyerang jarak jauh dari wilayahnya sendiri sebagai bagian dari kekuatan politiknya dalam hegemoni kekuatan angkatan laut, sebuah negara besar.

Negara-negara dengan kemampuan Blue Water Navy adalah:

– Amerika Serikat: Memiliki armada laut terbesar di dunia dengan 11 kapal induk, 9 kapal serbu amfibi, dan 50 kapal selam.

– Cina: Sedang mengembangkan kemampuan Blue Water Navy dengan 3 kapal induk, 11 kapal serbu amfibi, dan 70 kapal selam.

– Rusia: Memiliki 1 kapal induk, 1 kapal serbu amfibi, dan 66 kapal selam.

– Jepang: Memiliki 2 kapal induk, 2 kapal serbu amfibi, dan 22 kapal selam.

– Britania Raya: Memiliki 2 kapal induk, 2 kapal serbu amfibi, dan 6 kapal selam.

– Prancis: Memiliki 1 kapal induk, 3 kapal serbu amfibi, dan 5 kapal selam.

– India: Memiliki 2 kapal induk, 1 kapal serbu amfibi, dan 16 kapal selam.

– Italia: Memiliki 2 kapal induk, 3 kapal serbu amfibi, dan 8 kapal selam.

– Korea Selatan: Memiliki 2 kapal serbu amfibi dan 21 kapal selam.

– Indonesia: Sedang mengembangkan kemampuan Blue Water Navy dengan pembelian kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia.

Negara-negara ini memiliki kemampuan untuk memproyeksikan kekuasaan di luar wilayah teritorial mereka sendiri dan melakukan operasi laut jarak jauh.

Indonesia sedang mengembangkan proyeksi kekuatan angkatan lautnya menuju Blue Water Navy.  Ini berarti Indonesia ingin meningkatkan kemampuan lautnya untuk beroperasi di laut lepas, bukan hanya di perairan teritorial.

Beberapa langkah yang sudah diambil Indonesia untuk mencapai ini termasuk:

– Pengadaan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia, yang akan meningkatkan kemampuan operasi laut jarak jauh Indonesia

– Pengadaan KRI Brawijaya 320, kapal tempur multiperan yang memperkuat pertahanan laut Indonesia

– Modernisasi armada laut dengan penambahan kapal-kapal canggih lainnya

– Peningkatan kemampuan udara dengan pengadaan pesawat tempur Rafale dari Perancis dan Chengdu J-10 dari Cina

 

Dengan langkah-langkah ini, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan posisinya sebagai kekuatan maritim regional dan global. Indonesia juga ingin memainkan peran lebih signifikan dalam menjaga stabilitas geopolitik di Indo-Pasifik

KRI Bala Putradewa (322) adalah fregat tempur muktiperan modern buatan PT PAL indonesia sebagai bagian dari program “Fregat Merah putih ” untuk memperkuat Armada Angkatan Lau nya. KRI Bala Putradewa dibangun dengan lisensi desain dari Inggris Arrowhead- 140 memiliki panjang 140 meter, dilengkapi dengan VLS 64 set, meriam 76 m, sistem tempur canggih untuk perang permukaan, udara, dan bawah laut, yang baru saja diluncurkan dari galangan PT PAL surabaya.

Disamping KRI Bala Putra Dewa, adalah  KRI Brawijaya-320, bukan KRI Bala Putradewa. KRI Brawijaya-320 diprediksi para analis sebagai tonggak penting Angkatan Laut Indonesia menuju Blue Water Navy. KRI Brawijaya-320 adalah kapal patroli lepas pantai kelas Thaon di Revel yang dibeli dari Italia. Kapal ini memiliki kemampuan multiperan, termasuk peperangan anti-udara, anti-kapal selam, dan serangan jarak jauh. Dengan panjang 143 meter dan kecepatan maksimal 32 knot, KRI Brawijaya-320 akan meningkatkan kemampuan TNI AL dalam mengamankan perbatasan maritim dan memantau jalur laut strategis

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyatakan bahwa TNI AL saat ini fokus menjadi Green Water Navy sebelum menuju Blue Water Navy. KRI Brawijaya-320 merupakan langkah penting dalam modernisasi armada laut Indonesia dan meningkatkan posisinya sebagai kekuatan maritim regional,

Dengan hadir nya alutsusta canggih baik laut, udara maupun darat, maka peran sistem  pertahanan akan berubah, dimana Indonesia tidak lagi bertahan untuk menghalau serangan musuh digaris terluar teritorial lagi sesuai doktrin pertahanan selama ini, tapi akan berubah menjadi kekuatan Blue Water Navy, kekuatan samudera yang bisa diproyeksikan untuk serangan jarak jauh mengarungi samudera diluar teritorial wilayah dan Zona Ekonomi Eklusif, dimana bisa digerakan dan digelar di suluruh wilayah dunia, apabila kepentingan nasionalnya dibutuhkan. Bagaimana dengan doktrin pertahanan rakyat semesta?

Kekuatan Blue Water Navy sangat relevan dengan konsep Sistem Pertahanan Rakyat Semesta (Hankamrata) di Indonesia. Hankamrata adalah strategi pertahanan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa, termasuk rakyat, untuk menjaga kedaulatan dan integritas wilayah.

 

Dengan memiliki Blue Water Navy, Indonesia dapat:

– Mengamankan perairan teritorial dan melindungi sumber daya alam

– Mengawasi jalur laut strategis dan mencegah ancaman dari luar

– Mendukung operasi militer di laut dan darat

– Meningkatkan kesadaran maritim dan memperkuat identitas bangsa sebagai negara maritim

 

Dalam konteks Hankamrata, Blue Water Navy dapat berperan sebagai:

– Garda depan pertahanan nasional, melindungi Indonesia dari ancaman laut.

– Pendorong ekonomi maritim, meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pengelolaan sumber daya laut.

– Simbol kedaulatan, memperkuat posisi Indonesia di mata internasional.

 

Dengan demikian, pengembangan Blue Water Navy sejalan dengan tujuan Hankamrata untuk menciptakan pertahanan nasional yang kuat dan tangguh.

 

——————-

Penulis adalah pemerhati masalah pertahanan

ShareTweetSend
Next Post
Tan Malaka:  Nasionalisme  Seorang  Marxis

Tan Malaka, Sejak Agustus Itu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Agama dan Negara

Produksi Pengetahuan dan Produksi Kekuasaan

2 tahun ago
Resmi Ditutup, Provinsi Maluku Raih Juara Umum Pesparani Nasional III

Resmi Ditutup, Provinsi Maluku Raih Juara Umum Pesparani Nasional III

2 tahun ago

Popular News

  • Berada Bersama Peserta Didik untuk Menjadikan Disiplin sebagai Habitus

    Masa Lalu sebagai Oase untuk Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perihal Presidensialisme

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Beranda Negeri

Anda bisa berlangganan Artikel Kami di sini.
SUBSCRIBE

Category

  • BERITA
  • BIOGRAFI
  • BUMI MANUSIA
  • Featured
  • JADWAL
  • JELAJAH
  • KOLOM KHUSUS
  • LENSA
  • OPINI
  • PAPALELE ONLINE
  • PUISI
  • PUSTAKA
  • SASTRA
  • TEROPONG
  • UMUM

Site Links

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

About Us

Beranda sebagai suatu tempat para penghuni rumah untuk duduk melepas lelah, bercerita dengan anggota keluarga ataupun tamu dan saudara. Karena itu pula media Baranda Negeri merupakan tempat bercerita kita dan siapa saja yang berkesempatan berkunjung ke website ini.

  • Redaksi & Kontak
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

© 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL

© 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In