• Redaksi & Kontak
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
Jumat, April 17, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Beranda Negeri
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
No Result
View All Result
Beranda Negeri
No Result
View All Result
Home OPINI

Eskalasi Perang Rusia – Ukraina, Invasi ke Venezuela dan  Proposal 20 Butir Upaya Damai dari USA

by Redaksi
Januari 4, 2026
in OPINI
0
Eskalasi Perang Rusia – Ukraina, Invasi ke Venezuela dan  Proposal 20 Butir Upaya Damai dari USA
0
SHARES
24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

 

Oleh  Agus  Widjajanto

 

Dunia mungkin akan lebih indah apabila tidak pernah terjadi peperangan di muka bumi, namun secara tradisional dalam sejarah dunia selalu dipenuhi oleh konflik peperangan, karena kepentingan politik, ekonomi bahkan pribadi pemimpin sebuah negara.

Sejak Imperium Romawi sebelum masehi hingga Jengis Khan (Khan Agung) mongol menyerbu Eropa dan Asia yang menguasai hampir sepertiga dunia, sampai meletusnya Perang Dunia Pertama hingga ke-Dua, selalu diawali oleh ambisi dan keputusan yang kadang tidak masuk akal dalam memutuskan terjadinya perang. Bahkan di era modern pasca perang dingin produksi alat utama sistem pertahanan dan tehnologi tinggi selalu jadi primadona sebagai bisnis paling menguntung kan bagi negara besar dan adi daya saat ekonomi mengalami kesulitan dimana perang sebagai jalan termudah untuk mendongkrak ekonomi dengan meng invasi negara lain dengan alasan politis, yang sesungguh nya adalah untuk menguasai sumber daya alam dan energi dari negara yang kekuatan militer nya lemah tapi dianggap bersebrangan dengan kepentingan politik dari sebuah negara besar.

Demikian juga perang Rusia Ukraina yang sudah berlangsung sejak tahun 2022 lalu, yang telah menewaskan puluhan ribu tentara dari kedua belah pihak, belum juga berahir, baru-baru ini presiden Amerika Serikat Donald Trump mengajukan 20 butir proposal perdamaian kepada presiden Ukraina Zelensky, dimana diharapkan kedua belah pihak bisa menerima perdamaian untuk mengakhiri perang yang berlarut larut yang bisa menyeret NATO dalam perang terbuka dengab Rusia.

Amerika serikat mengajukan roposal agar Ukraina bersedia menyerahkan wikayah Donbas yang terdiri dari wilayah Luhans dan Donetsk diwilayah ukraina timur yang berbatasan langsung dengan Rusia kepada rusia. Presiden Rusia Putin pun menyetujui usulan tersebut dimana wilayah Luhanst dan Donatsk di Donbas sudah dikuasai rusia 75 persen, semoga di awal tahun 2026 bisa terjadi perdamian permanen atas usulan 20 butir proposal yang diajukan Amerika Serikat tersebut.

Namun kembali kepada ulasan diatas, kadang peperangan merupakan sebuah keputusan bisnis yang paling menguntungkan dalam percaturan negara-negara Adi Kuasa dalam kancah global.

Baru-baru ini telah beredar di dunia maya melalui tranmisi kode, target nuklir dan aliran data terenkripsi di Polandia yang memicu narasi analisis yang cukup mendalam mengenai ketegangan Geo Politik, saat ini.

Analisis inteljen tersebut mengungkapkan eskalasi dan perang saraf munculnya kabar mengenai tranmisi lebih dari 20 kode penargetan nuklir Amerika Serikat, dalam waktu singkat, yang diikuti oleh aliran data terenkripsi di frekwensi nuklir utama di polandia yang menciptakan atmosfir kegentingan yang mencekam.

Jika informasi ini akurat dan benar maka kita sedang melihat pergeseran postur militer dari ” Pencegahan ” (Detterence) menjadi kesiapan aktif yang sangat jarang terjadi di era modern ini setelah berakhirnya perang dingin.

Polandia sebagai titik didih pemilihan lokasi bukan tanpa alasan, sejarah Perang Dunia Pertama dan ke-Dua juga dipicu wilayah Polandia yang diserbu jerman saat itu. Polandia sebagai anggauta NATO , yang berbatasan langsung dengan wikayah konflik  ukraina Rusia , telah menjadi benteng terdepan bagi Eropa.

Aktifitas pada frekwensi nuklir utama diwilayah ini, menunjukan bahwa Amerika Serikat sedang mengirimkan sinyal komunikasi strategis yang sangat serius kepada lawan-lawan dalam doktrin militer.

Tranmisi kode semacan ini biasanya merupakan bagian dari Protokol Emergency Messeges (EAM) yang digunakan untuk memerintahkan atau mempersiapkan serangan nuklir .

Realitas di lapangan menyangkut kesuksesan operational pesawat F 35 yang telah dikirimkan lebih dari 2.270 unit keberbagai negara termasuk polandia, kini menemukan kontek yang paling ekstream dimana jet-jet tempur tersebut bisa digunakan sebagai pengantar senjata bertekhnologi tinggi.

Secara tehnis Tranmisi Massal kode target bisa kemungkinan dua hal :

  1. Latihan kesiapan skala penuh ( Full Scala Readiness Exercise) untuk menunjukan kekuatan terhadap lawan sebagai respon inteljen.
  2. Atau kesiapan perang sesungguhnya apabila perdamian gagal.

 

Dunia kini menanti apakah ini hanya gertakan deplomasi tingkat tinggi, ataukah awal terjadinya pergeseran permanen dalam tatanan keamanan Global sebagai respon pengalihan perhatian atas Wilayah konflik Indo Pasifik yang melibatkan China dengan Amerika Serikat, kita tunggu.

Berita ter up date saat ini  pada hari Sabtu  tanggal 3 Januari  2026, secara resmi Amerika serikat melancarkan serangan udara dan melakukan pemboman di ibukota Venezuela Caracas, dimana, dikabarkan presiden Maduro ditanggap dan ditahan di kapal perang Iwo Jima dilepas pantai Teritorial International, untuk  dibawa ke New York USA. Bahwa  serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela telah resmi di muat di media media dunia, baik cetak elektronik maupun TV Aljazera dan media sosial. Dan hal ini merupakan pelanggaran hukum international dengan  menyerbu dan menangkap presiden sebuah negara berdaulat,  dimana masalah cadangan minyak terbesar di dunia menjadi pemicunya, lagi-lagi kepentingan ekonomi demi sumber daya alam dan mineral yang jadi alasan peperangan menginvasi negara lain, dan ini pembelajaran bagi kita bangsa Indonesia yang dikaruniani sumber daya alam melimpah, apakah bisa jadi berkah ataukah bahkan kutukan yang diperebutkan bangsa lain sebagai wilayah jajahan  tergantung kita anak bangsa menyiasati dan menjaganya.

Karena sejarah menunjukan bahwa pengalihan perhatian selalu diberikan dalam kontek kontra inteljen dalam rangka kesiapan tempur sesungguhnya, agar lawan lengah untuk dialihkan fokus kesiapanya.

Yang pasti mesin perang merupakan produk tekhnologi tinggi yang laku keras di lapangan sangat menguntungkan bagi produsen alat utama sistem persenjataan, baik untuk perang sesungguhnya maupun  untuk damai demi mempertahankan wilayah teritorialnya. Apalagi saat ini ekonomi dunia sedang tidak baik baik saja tentu syah-syah saja apabila strategi politik menggunakan isu perang kawasan sebagai alat pemuliham ekonomi sebuah negara untuk menghidupi rakyatnya.

—————-

 

Penulis adalah pemerhati pertahanan dan sosial budaya

ShareTweetSend
Next Post
Operasi Militer Penangkapan Nicolas Maduro Menyisakan Banyak Kejanggalan

Operasi Militer Penangkapan Nicolas Maduro Menyisakan Banyak Kejanggalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Tugas Filsafat di Era Komunikasi Digital

Tugas Filsafat di Era Komunikasi Digital

4 tahun ago

Perempuan di Pasar Barter Wulandoni

5 tahun ago

Popular News

    Newsletter

    Beranda Negeri

    Anda bisa berlangganan Artikel Kami di sini.
    SUBSCRIBE

    Category

    • BERITA
    • BIOGRAFI
    • BUMI MANUSIA
    • Featured
    • JADWAL
    • JELAJAH
    • KOLOM KHUSUS
    • LENSA
    • OPINI
    • PAPALELE ONLINE
    • PUISI
    • PUSTAKA
    • SASTRA
    • TEROPONG
    • UMUM

    Site Links

    • Masuk
    • Feed entri
    • Feed komentar
    • WordPress.org

    About Us

    Beranda sebagai suatu tempat para penghuni rumah untuk duduk melepas lelah, bercerita dengan anggota keluarga ataupun tamu dan saudara. Karena itu pula media Baranda Negeri merupakan tempat bercerita kita dan siapa saja yang berkesempatan berkunjung ke website ini.

    • Redaksi & Kontak
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy

    © 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
    • JELAJAH
    • BUMI MANUSIA
    • BIOGRAFI
    • OPINI
    • KOLOM
    • SASTRA
    • Lainnya
      • TEROPONG
      • PUSTAKA
      • PAPALELE ONLINE
      • LENSA
      • JADWAL

    © 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In