• Redaksi & Kontak
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
Selasa, Maret 10, 2026
  • Login
No Result
View All Result
Beranda Negeri
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL
No Result
View All Result
Beranda Negeri
No Result
View All Result
Home PUISI

Sinyal Cinta Kosmis

by Redaksi
September 20, 2025
in PUISI
1
Sinyal Cinta Kosmis

Foto Ilustrasi diambil dari Google

0
SHARES
47
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

 

Oleh Emil Bidomaking

 

Alam semesta bukanlah ruang kosong,
ia adalah percakapan tak henti—
antara bintang yang berkedip,
air yang jatuh ke tanah,
dan jiwa-jiwa yang menunggu dipeluk.

 

Kita adalah gelombang,
satu denyut dari lautan energi yang sama.
Jika satu bergetar dalam kebencian,
semesta retak dalam senyap.
Namun bila satu jiwa bergetar cinta,
ia menjalar, menembus akar, batu, bahkan cahaya.

 

Gunung-gunung yang tegar,
hembuskan getar kesabaran dari rahimmu.
Kerasmu bukan untuk menakutkan,
tetapi untuk mengajarkan bahwa kekuatan sejati
adalah keteduhan yang mampu melindungi.

 

Sungai dan samudra,
aruskan doa yang jernih hingga ke samudra lain.
Bawalah pesan damai
seperti arus yang tiada henti mencari muara.
Jadikan setiap tetesmu
jembatan kasih antara kehidupan yang berbeda.

Kita, manusia,
yang sering merasa penguasa,
sesungguhnya hanya satu butir debu kosmik
yang menumpang hidup pada pangkuan bumi.
Maka biarlah kesadaran ini tumbuh:
bahwa damai bukan hadiah dari kekuatan,
melainkan getaran yang lahir dari keikhlasan.

 

Maka mari,
kita kirimkan sinyal cinta—
bukan dengan kata,
melainkan dengan keberadaan.
Seperti bulan yang tetap memantulkan terang,
meski tak pernah meminta pujian.

Biarlah burung mengajarkan kita tentang kebebasan,
pepohonan tentang kesetiaan,
samudra tentang kerendahan hati.
Dan kita—manusia—
belajar bahwa damai bukan hadiah,
melainkan keputusan bersama kosmos.

 

Ketika cinta itu terpancar
dari inti atom hingga takhta galaksi,
tiada lagi sekat:
aku dan engkau hanyalah gema,
yang kembali ke asal satu:
Keselarasan.

***************************

 

Tentang    Penyair

 

Wilhelmina Mariana Ema, S.Pd,  atau lebih akrab dikenal dengan nama Emil Bidomaking. Dara kelahiran Malaysia, 01 September 1991 ini adalah pegiat literasi sekaligus guru di SMK Strada Daan Mogot Tangerang. Kecintaannya pada puisi melahirkan karya-karya reflektif yang layak untuk dicecap.

ShareTweetSend
Next Post

Reformasi dan Peran TNI dalam Menjaga Aset-Aset Vital, Bergesernya Peran Alat Pertahanan kepada Kamtibmas

Comments 1

  1. Alvin Lamaberaf says:
    6 bulan ago

    Penyair yang luar biasa. Setiap tulisannya memiliki daya yg mampu menembus kayu, batu bahkan cahaya

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recommended

Yakobus Dumupa, Mantan Bupati Kabupaten Dogiyai, Siap Bertarung pada Pemilihan Gubernur Papua Tengah

2 tahun ago
Demokrasi dan Partai Politik

Demokrasi dan Partai Politik

6 tahun ago

Popular News

  • Berada Bersama Peserta Didik untuk Menjadikan Disiplin sebagai Habitus

    Masa Lalu sebagai Oase untuk Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Newsletter

Beranda Negeri

Anda bisa berlangganan Artikel Kami di sini.
SUBSCRIBE

Category

  • BERITA
  • BIOGRAFI
  • BUMI MANUSIA
  • Featured
  • JADWAL
  • JELAJAH
  • KOLOM KHUSUS
  • LENSA
  • OPINI
  • PAPALELE ONLINE
  • PUISI
  • PUSTAKA
  • SASTRA
  • TEROPONG
  • UMUM

Site Links

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org

About Us

Beranda sebagai suatu tempat para penghuni rumah untuk duduk melepas lelah, bercerita dengan anggota keluarga ataupun tamu dan saudara. Karena itu pula media Baranda Negeri merupakan tempat bercerita kita dan siapa saja yang berkesempatan berkunjung ke website ini.

  • Redaksi & Kontak
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy

© 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

No Result
View All Result
  • HOME
  • BERITA
  • JELAJAH
  • BUMI MANUSIA
  • BIOGRAFI
  • OPINI
  • KOLOM
  • SASTRA
  • Lainnya
    • TEROPONG
    • PUSTAKA
    • PAPALELE ONLINE
    • LENSA
    • JADWAL

© 2023 BerandaNegeri.com - Morris by Gendis.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In